Profil Sekolah

Profil_1Globalisasi dan perkembangan dunia yang pesat telah mengubah tatanan kehidupan dan menuntut persiapan yang cermat untuk bisa meraih sukses pada masa depan. Charles Hadys (1999) dalam buku Rethinking The Future mengatakan bahwa di tengah perubahan yang sangat cepat selalu ada inti yang tetap. Demikian pula untuk meraih sukses kehidupan. Walaupun zaman berubah dengan sangat cepat, namun inti untuk meraih sukses tetap sama. Inti itulah yang menjadi rahasia sukses para pengusaha, pemimpin, CEO, dan para pribadi luar biasa. Yaitu, konsep diri positif, perasaan diri berharga, cakap, dan mampu.

Berdasarkan hasil penelitiannya, Thomas J. Stanley (2001) menemukan bahwa faktor sukses manusia lebih ditentukan oleh faktor kejujuran, disiplin, kemampuan, komunikasi, daya juang, kepemimpinan, dan semangat. Bukan sekadar faktor akademik. Berbekal pemahaman tersebut dan keinginan untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak mereka, Adi W. Gunawan dan Stephanie Rosaline mendirikan Sekolah Anugerah Pekerti (AP). Sekolah tersebut mulai jenjang PG/TK, SD, hingga saat ini telah membuka SMP.

 

Profil_2Tujuan utama Sekolah Anugerah Pekerti adalah memberikan pelayanan dan proses pendidikan yang terbaik bagi setiap murid. Tidak hanya aspek kognisi atau akademik yang diperhatikan, tapi juga aspek mental, emosi, sosial, dan spiritual sebagai pondasi anak menjadi pribadi yang mandiri, berharga, cakap, ulet, dan sukses di kehidupannya kelak.

Sebagai pakar dan konsultan pendidik ternama, penulis 15 buku laris, dan life coach yang telah membantu ribuan orang untuk meraih sukses kehidupan, Adi menemukan bahwa pondasi sukses dibangun sejak kecil. Yaitu, dimulai saat proses konstruksi diri melalui pendidikan di rumah dan sangat ditentukan oleh proses pendidikan anak sejak usia dini di PG/TK, SD, dan SMP. SD Anugerah Pekerti telah mendapat akreditasi A.

Berdasarkan riset, ditemukan bahwa saat ini sekolah lebih sering menjadi beban bagi anak. Anak sering mengalami stres karena proses pendidikan yang tidak berpihak pada anak dan tidak menghargai keunikan anak. Saat ini, banyak ditemukan anak yang merasa dirinya bodoh, tidak mampu, minder, tidak percaya diri, malas, serta merasa sekolah dan belajar itu sulit dan tidak menyenangkan. Akhirnya, anak memutuskan untuk mogok sekolah dan berhenti belajar. Prof. Martin Seligman dari University of Pennsylvania menyebut kondisi itu sebagai learn helplessness dan berakibat buruk bagi masa depan anak.

AP menyediakan proses pendidikan yang menyenangkan, menghargai keunikan anak, dan membantu anak untuk mengembangkan potensi diri mereka secara optimal. Untuk bisa memantau dan mengikuti perkembangan anak dengan seksama, maka jumlah murid di setiap kelas dibatasi (kelas kecil).

 

Profil_4Di AP, murid belajar dengan senang, gembira, dan antusias di bawah bimbingan pendidikan yang berpengalaman, sabar, ramah, penuh perhatian, serta sangat dekat dengan murid. Anak belajar mulai Senin hingga Jumat. Libur pada Sabtu dan Minggu diharapkan dapat memberikan anak waktu lebih banyak dengan keluarga serta mengembangkan bakat-bakat lainnya.

Proses Pendidikan di Sekolah Anugerah Pekerti, dengan dukungan penuh para orang tua wali murid, berhasil membantu setiap murid, kembang menjadi anak dengan konsep diri positif, percaya diri, mandiri suka belajar, disiplin, berharga, cakap, dan mampu. Sebagai mitra orang tua dalam mendidik anak, AP rutin menyelenggarakan pelatihan bagi para orang tua murid agar dapat membantu anak bertumbuh dan berkembang dengan lebih baik lagi. materi pelatihan meliputi parenting, psikolog perkembangan dan konstruksi diri, mengenal kepribadian, pola asuh dan komunikasi yang efektif untuk membantu anak berkembang, mengenali gaya belajar, cara kerja pikiran, serta masih banyak lagi.

 

Informasi dan pendaftaran, silahkan hubungi Sekolah Anugerah Pekerti Jl. Dinoyo 127, Surabaya. Telepon (031) 566-0637 dan 566-0639.